Kamis, 27 Januari 2022

Revenge by design - balas dendam yang terstruktur

 


Kondisi kejiwaan seseorang sangatlah abstrak banyak dari kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam pikiran seseorang ketika kita melakukan sebuah kesalahan. Mungkin, sebuah permintaan maaf dapat membuat seseorang memaafkan kesalahanmu. Tapi, apa kamu tidak khawatir bahwa bagi sebagian orang memaafkan bukan berarti melupakan apa yang sudah kamu perbuat.

Revenge by design adalah istilah balas dendam yang terstruktur. Kamu mungkin terlalu polos memandang dunia jika kamu tidak mengetahui ada orang-orang yang sampai menghabiskan waktu dan pikirannya hanya untuk melihat seseorang menjadi terpuruk demi dendamnya terbalaskan. Balas dendam menjadi satu-satunya cara untuk mengobati hati mereka yang telah kamu lukai.

Balas dendam bukanlah cara yang baik untuk menyelesaikan masalah, itu hanya memperpanjang siklus balas dendam lainnya. Tetapi revenge by design adalah hal yang di lakukan seseorang untuk membalaskan dendamnya tanpa di ketahui oleh korbannya. Sebuah skenario akan di susun demi membuatmu terpuruk tanpa kamu mengetahui siapa dalangnya. Bagi sebagian orang cara ini akan lebih baik, karena bisa membalas dendam dengan aman tanpa di ketahui.

Orang yang menerapkan revenge by design akan mempelajari semua aspek yang berhubungan dengan calon korbannya. Biasanya mereka akan membuat skenario berdasarkan observasi keadaan di lingkungan dan memikirkan hal apa yang bisa membuat korban malu ataupun hancur di depan orang banyak. Hebatnya, strategi ini di buat secara natural dan orang-orang yang terlibat di sana hadir tanpa ada yang menyuruh. Semua kejadian terdesain dengan rapih tanpa adanya skrip. Semua itu bisa di lakuan karena hasil observasi yang matang. Ya pelaku revnge by design benar-benar melakukannya hanya untuk melihatmu jatuh dan hancur.

Mungkin kedepannya kita harus memperbaiki cara kita berperilaku dan berbicara, agar tidak berada di situasi yang di ciptakan oleh pelaku REVENGE BY DESIGN.







Share:

0 comments:

Posting Komentar