Kamis, 27 Januari 2022

Imaginary friend


Apakah teman imajinasi itu benar-benar ada? 

Ya. Teman imajinasi itu ada. Atau seperti itulah hasil temuan ilmuwan psikologi saat ini.

Dahulu sebelum memasuki ranah ilmiah, pembahasan tentang teman imajinasi merupakan pembahasan ranah klenik dan supranatural. Namun, dengan perkembangan ilmu psikologi yang semakin maju, para ilmuwan psikologi kini mampu mengungkap fenomena ini secara ilmiah.

Penelitian yang dilakukan Kutner (2009) menemukan sekitar 65% anak yang berusia 7 tahun pernah memiliki teman imajinasi. Dalam penelitian yang sama Kutner menambahkan bahwa teman imajinasi adalah tahap penting dalam perkembangan anak karena teman imajinasi memberikan kenyamanan saat anak stres, menemani si anak saat merasa kesepian, membuat si anak merasa menjadi bos saat si anak merasa tidak berdaya. Dan yang terpenting teman imajinasi berfungsi sebagai alat anak-anak untuk bisa memahami dunia orang dewasa.

Dalam penelitian lain yang dilakukan Hoff (2004) ditemukan bahwa teman imajinasi berfungsi sebagai sumber kenyamanan saat anak merasa bosan dan kesepian. Dan hasil yang tidak kalah menarik menunjukan bahwa teman imajinasi seringkali menjadi sosok mentor dalam dunia akademik anak, menjadi sosok pemberi semangat, motivasi dan meningkatkan harga diri anak di sekolah. Dan temuan unik lainnya menunjukan bahwa teman imajinasi berperan sebagai hati nurani si anak yang akan membantunya dalam mengambil keputusan yang tepat ketika si anak mengalami kebingungan secara moral.

Lalu dari mana teman imajinasi berasal?

Sebuah studi menunjukan bahwa teman imajinasi adalah hasil dari kreativitas anak. Dan terdapat hubungan yang signifikan antara urutan kelahiran anak dengan adanya teman imajinasi pada anak. Penelitian Gleason dan Hartup (2000) menunjukan bahwa anak yang memiliki teman imajinasi lebih mungkin terjadi pada anak urutan pertama dalam keluarga. Studi ini menjadi pendukung pendapat yang menyatakan bahwa anak menciptakan teman imajinasi untuk mengembangkan kemampuan sosialnya. Dan hal ini hanya mungkin terjadi jika sang anak memiliki kreativitas yang baik. Oleh karena itulah para ilmuwan menyatakan bahwa teman imajinasi merupakan produk dari kreativitas.


Share:

0 comments:

Posting Komentar